Sertifikat ISO sering menjadi pembicaraan di dunia bisnis — terutama bagi perusahaan yang ingin meningkatkan kredibilitas, masuk ke pasar global, atau mendapatkan peluang kerja sama dengan klien internasional. Tapi pertanyaan utamanya adalah:
ISO atau International Organization for Standardization adalah sebuah organisasi non-pemerintah yang membuat standar internasional untuk berbagai aspek bisnis — mulai dari manajemen kualitas, lingkungan, keamanan informasi, hingga keselamatan kerja. Standar ini disusun secara global, artinya melibatkan para ahli dan perwakilan dari banyak negara di seluruh dunia.
ISO bukanlah lembaga yang langsung menerbitkan sertifikat, melainkan hanya menyusun standar yang dijadikan patokan umum di berbagai negara.
Bagaimana Proses Sertifikasi ISO Sebenarnya?
Sertifikasi ISO diambil oleh perusahaan melalui lembaga sertifikasi atau certification body yang independen. Lembaga ini akan mengevaluasi sistem manajemen perusahaan berdasarkan standar ISO tertentu — misalnya:
- ISO 9001 – Manajemen mutu
- ISO 14001 – Manajemen lingkungan
- ISO 27001 – Keamanan informasi
- ISO 45001 – Kesehatan dan keselamatan kerja
Jika hasil audit sesuai dengan standar, perusahaan akan mendapatkan sertifikat dari lembaga tersebut.
Apakah Sertifikat ISO Berlaku di Seluruh Dunia?
Ya — sertifikat ISO yang dikeluarkan oleh badan sertifikasi yang diakreditasi diakui secara internasional.
Walaupun ISO sendiri tidak menerbitkan sertifikat, standar yang dibuatnya adalah standar global yang digunakan di lebih dari 170 negara. Artinya:
Ketika perusahaan mendapatkan sertifikat ISO dari lembaga yang terakreditasi secara internasional, sertifikat tersebut diterima secara global. Sertifikat ini bisa digunakan untuk keperluan tender, kerja sama bisnis, atau bukti bahwa perusahaan mengikuti standar internasional.
Namun, validitas global ini tetap tergantung pada badan sertifikasi yang menerbitkannya. Sertifikat akan lebih kuat berlaku di luar negeri jika badan sertifikasinya juga punya akreditasi internasional.
Apa Bedanya Akreditasi dan Sertifikasi?
- ISO (Organisasi pembuat standar)
Membuat standar, tetapi tidak menerbitkan sertifikat. - Badan sertifikasi
Organisasi yang melakukan audit dan menerbitkan sertifikat jika perusahaan lolos penilaian. - Akreditasi
Pengakuan terhadap badan sertifikasi agar sertifikat yang mereka keluarkan dianggap kredibel — biasanya diakui di tingkat internasional oleh organisasi akreditasi besar.
Jadi, kalau badan sertifikasi yang kamu pilih punya akreditasi internasional (mis. UKAS, ANAB, JAS-ANZ), maka sertifikat yang dikeluarkan pun akan lebih mudah diterima di banyak negara.