Mengenal ISO : Apa Itu dan Bagaimana Sejarahnya?

Apa Itu ISO?

ISO adalah singkatan dari International Organization for Standardization. Sederhananya, ISO adalah organisasi internasional yang membuat “aturan main” agar produk dan layanan di berbagai negara punya standar yang sama.

Bayangkan jika setiap negara punya ukuran baut, colokan listrik, atau sistem kualitas yang berbeda-beda. Tentu akan sulit untuk bekerja sama atau berdagang antarnegara. Nah, di sinilah peran ISO: menyamakan standar supaya semuanya lebih rapi, konsisten, dan bisa diterima secara global.

ISO bukan lembaga pemerintah, tetapi organisasi independen yang anggotanya adalah badan standardisasi dari berbagai negara. Jadi, setiap negara punya perwakilan resmi untuk ikut menyusun standar bersama.

Bagaimana ISO Bisa Terbentuk?

  • Berawal Setelah Perang Dunia II

Setelah Perang Dunia II, banyak negara ingin membangun kembali industri dan perekonomian mereka. Namun, ada satu masalah besar: standar tiap negara berbeda-beda. Perbedaan ini membuat kerja sama internasional menjadi lebih rumit.

Pada tahun 1946, perwakilan dari berbagai negara berkumpul untuk mencari solusi. Mereka sepakat membentuk organisasi internasional yang khusus mengatur dan menyatukan standar. Akhirnya, pada 23 Februari 1947, ISO resmi berdiri dengan kantor pusat di Jenewa, Swiss.

  • Perkembangan dari Waktu ke Waktu

Di awal berdirinya, ISO mulai membuat standar sederhana, seperti standar pengukuran suhu untuk kebutuhan industri. Seiring waktu, cakupan ISO semakin luas.

Kini, ISO sudah menerbitkan ribuan standar yang dipakai di seluruh dunia. Standar tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari kualitas produk, keamanan pangan, lingkungan, keselamatan kerja, hingga keamanan informasi.

Beberapa standar yang cukup dikenal misalnya:

  • ISO 9001 – tentang sistem manajemen mutu
  • ISO 14001 – tentang pengelolaan lingkungan
  • ISO 45001 – tentang keselamatan dan kesehatan kerja

Standar-standar ini membantu perusahaan bekerja lebih teratur dan profesional.